Menurut laporan agensi berita Ebna, media Amerika, meskipun ada penyensoran ketat atas jumlah korban tentara negara itu, baru-baru ini melaporkan kematian seorang perwira Amerika di Kuwait.
Berdasarkan laporan media Amerika, "Surflee Davis", perwira polisi New York yang telah memasuki Kuwait untuk mendukung serangan militer terhadap Iran, telah kehilangan nyawanya.
Kepolisian New York mengklaim bahwa alasan kematian tentara Amerika ini adalah "darurat medis".
Pasukan bersenjata Iran dalam berbagai operasi mereka dalam beberapa hari terakhir telah melakukan banyak serangan terhadap target-target Amerika di armada kelima laut di Bahrain dan pangkalan militer lain negara ini di tanah Bahrain yang disertai dengan ledakan-ledakan hebat.
Untuk mencegah tekanan opini publik, tentara Amerika, selain menyensor secara ketat jumlah korban tentara mereka sendiri dalam serangan rudal Iran, juga membenarkan kematian tentara yang diumumkan dengan alasan-alasan yang aneh dan aneh.
Your Comment